Kenali Zat Berbahaya Yang Terkandung Pada Air Minum.

Kenali Zat Berbahaya Yang Terkandung Pada Air Minum, Air merupakan kebutuhan pokok bagi umat manusia, tanpa air sudah dapat dipastikan manusia tidak akan dapat hidup. Mungkin itulah sebabnya, Tuhan menempatkan manusia di planet bumi agar terpenuhi segala kebutuhannya.

Nah, jika anda seperti kebanyakan orang yang setiap hari selalu menggunakan air, untuk mandi, sikat gigi, mencuci buah dan sayur atau hanya sekedar untuk diminum. Pernahkan terbersit dipikiran anda tentang apakah air ini layak dikonsumsi? Apakah air yang diminum ini sudah terbebas dari zat berbahaya?

Kenali Zat Berbahaya Yang Terkandung Pada Air Minum

Ada sebuah keuntungan bagi kita yang hidup di Negara berkembang, bahwa kita selalu mendengar dari orang tua bahwa jangan pernah meminum air mentah atau air keran karena berbahaya, harus di masak atau direbus terlebih dahulu agar terhindar dari bakteri atau penyakit.  Tidak seperti di Negara maju yang sudah memiliki teknologi yang lebih canggih, sehingga mereka beranggapan bahwa air yang mereka minum sudah terhindar dari bahaya penyakit.

Karena pada kenyataannya berbagai wabah penyakit yang diakibatkan oleh air yang tidak sehat selalu terjadi dari waktu ke waktu. Seorang administrator dari Badan Perlindungan Lingkungan di Negara Amerika telah mencatat bahwa pada tahun 2014 tepatnya di Bulan Desember hal ini terjadi di beberapa wilayah di Negara tersebut. Air yang mereka gunakan telah terkontaminasi zat berbahaya dan dilarang menggunakan air itu selama beberapa hari.

Mungkin terdengar tidak lazim hal ini terjadi di sebuah Negara yang sudah dikategorikan dalam Negara maju. Tetapi hal ini terjadi. Kejadian seperti ini sudah seharusnya menjadi sinyal untuk kita untuk lebih berhati-hati menggunakan air yang belum masak untuk dikonsumsi.  Untuk keamanan, mungkin anda dapat menjalankan tes secara pribadi pada air rumah anda, apakah layak atau tidak untuk digunakan.

Untuk itu, diperlukan koordinasi oleh pihak terkait seperti dinas kesehatan untuk memastikan bahwa air yang dikonsumsi oleh masyarakat adalah layak konsumsi. Mengingat kualitas air yang terdapat dikota-kota besar masih bisa dikatakan dibawah standard.  Hal ini juga harus diperhatikan oleh para produsen air isi ulang, karena kesehatan bagi masyarakat adalah hal utama yang harus diperhatikan.

Tingkat kesehatan air biasanya tergantung pada tempat anda tinggal atau berapa usia rumah yang anda tempati. Semakin tua usia rumah anda mungkin bisa dilakukan dengan uji kadar timbale dalam air. Hal ini sangat jarang terjadi pada rumah baru, atau anda yang tinggal dipeternakan mungkin dapat dilakukan uji kadar pestisida dalam air. Beberapa hal dibawah ini adalah contoh dari zat yang terdapat dalam air yang tidak sehat, antara lain :

  1. Bromite, merupakan produk sampingan dari desinfektan, untuk penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan kanker.
  2. Giardia Lamblia, merupakan produk yang berasal dari kotoran manusia dan hewan, akibat penggunaannya menyebabkan penyakit diare.
  3. Arsenik, merupakan zat yang berasal dari limpasan kebun buah dan beberapa sumber lainnya, penggunaan zat ini akan bermasalah pada peredaran darah manusia.
  4. Phthalates, merupakan zat yang digunakan pada bahan produksi plastic, zat kimia ini dapat mengganggu dan merusak endokrin pada wanita sehingga akan sangat merugikan system reproduksi sehingga banyak anak perempuan yang mendapatkan haid pertama sebelum waktunya, dan zat ini juga sebagai pencetus kanker.
  5. Bisphenol atau BPA, sering ditemukan pada makanan kalengan dan sabun anti bakteri, zat ini juga mampu merusak sistem endokrin dalam tubuh dan juga sebagai salah satu pencetus sel kanker pada manusia.

Untuk itu anda harus ekstra waspada untuk pengelolaan air dirumah.  Apabila terjadi hal yang tidak diinginkan, anda dapat menghubungi perusahaan air minum yang anda gunakan dengan fasilitas email, telepon atau social media. Lakukan tes berkala untuk air minum dirumah anda agar terhindar dari kontaminasi zat berbahaya.

 

rizalclapp

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *